Ilmu Perpustakaan & Informasi

diskusi dan ulasan ringkas

Apa Sesungguhnya Sistem Informasi?

Posted by putubuku pada April 28, 2008

Pemikiran tentang ‘sistem’ bukan hal baru dan sudah lama jadi perhatian para ilmuwan. Namun pemikiran tentang ‘sistem yang kompleks’ (complex system) memang baru marak di tahun 1950an. Lebih baru lagi adalah pemikiran tentang ‘sistem informasi’, yang merebak setelah mesin komputasi mulai menjejali setiap aspek kehidupan kita. Demikian pula, perpustakaan sebagai sebuah sistem sudah dipelajari sejak 1920an, tetapi sebagai ‘sistem informasi’ baru sejak institusi ini menjajal teknologi komputer untuk katalog dan temu-kembali. 

Setelah berkembang sedemikian jauh, maka kini sistem informasi tidak lagi dapat dilihat sebagai semata-mata penerapan teknologi atau penggunaan mesin. Sebagaimana dikatakan oleh Gregor (2005), sistem informasi adalah bidang yang memerlukan pengetahuan tentang dunia sistem fisik, dunia perilaku manusia, dan dunia artefak buatan. Dengan begitu, kajian tentang sistem informasi memerlukan teori yang membahas ketiganya secara integratif.

Gregor rada enggan menerima pandangan bahwa sistem informasi merupakan bagian dari manajemen atau sebagai kajian perilaku berorganisasi (organizational behaviour), atau tentang teknologi semata, seperti yang dikaji oleh ilmu komputer. Beda antara sistem informasi dengan bidang-bidang lain adalah karena kajian sistem informasi berkonsentrasi pada penggunaan artefak (alat buatan manusia) dalam sistem manusia-mesin. Kajian dan teori tentang sistem informasi dengan demikian tidak hanya berurusan dengan sistem teknologi mesin, atau hanya dengan sistem sosial, dan juga bukan dengan sistem mesin yang berdampingan dengan sistem sosial. Kajian dan teori sistem informasi berurusan dengan hasil interaksi antara sistem mesin dan sosial.

Sebelumnya memang sudah disinyalir oleh Lee (1999), kajian tentang sistem informasi manajemen dimulai ketika kajian ilmu komputer berhenti. Artinya, ilmu komputer memang sudah berkembang dan berhasil menghadirkan teknologi informasi dalam bentuk perangkat keras, perangkat lunak, dan jaringan komputer. Namun karena tidak ada teknologi yang bisa mengaplikasikan dirinya sendiri ke dalam sebuah sistem, maka perlu kajian yang lebih dari sekadar mempelajari dan mengembangkan teknologi.

Dari segi ini, maka menurut Lee sebuah sistem informasi adalah perwujudan atau pengejawantahan  teknologi informasi untuk berbagai keperluan yang tidak seragam. Fenomena ini dikenal dengan istilah instantiasi (instantiation)  Dalam instantiasi di berbagai situasi dan lingkungan yang tidak seragam inilah maka sistem informasi berurusan dengan proses organisasional dan politik organisasi yang amat kaya. 

Lebih jauh Lee menyatakan bahwa sistem informasi dan konteks organisasi bersifat saling memengaruhi dan saling mengubah, seperti reagents (zat yang menimbulkan reaksi dan bereaksi terhadap zat lain) di dalam sebuah larutan kimia. Ketika sebuah sistem informasi dibangun di sebuah organisasi, yang terjadi adalah sebuah proses “menjadi” atau “mewujud” (emergent). Apa yang akhirnya terjadi atau terwujud adalah hasil interaksi antara sistem dan organisasinya.

Lalu, Lee mempertegas lagi bahwa teknologi informasi adalah teknologi intelektual, sebagai lawan dari teknologi industrial. Teknologi yang terakhir ini merupakan teknologi yang punya fungsi yang spesifik dan sudah tertentu. Contohnya adalah teknologi mesin uap atau teknologi pembubutan. Sebaliknya, teknologi informasi memiliki fungsionalitas yang tidak spesifik serta memiliki potensi untuk diinovasi seluas mungkin, tergantung pada hasil interaksi teknologi ini dengan kemampuan intelektual manusia pemakainya.

Akibatnya pula, terjadi keragaman hasil implementasi teknologi informasi di organisasi yang berbeda. Sifat beragam ini merupakan sumbangan dari keluwesan teknologi informasi dan kekhasan masing-masing organisasi yang notabene dijalankan oleh kemampuan intelektual dari para pengelola dan aggota organisasi tersebut.

Dari keadaan umum tersebut, Lee akhirnya menyimpulkan bahwa ada empat dimensi yang saling berkaitan dalam sistem informasi, yaitu:

  1. Manajemen sistem informasi melibatkan tidak hanya teknologi informasi, tetapi juga instantiasinya.
  2. Sistem informasi melibatkan pula konteks organisasinya, keduanya sebagai elemen yang saling bereaksi dan tidak dapat saling dipisahkan.
  3. Sistem informasi mengandung teknologi intelektual.
  4. Manejemen sistem informasi melibatkan aktivitas sebuah profesi khusus untuk menjalankan fungsi-fungsi organisasi sebagai bagian integral dari keseluruhan sistem.

Empat dimensi di atas, menurut Lee, tidak mungkin dapat dikaji hanya dengan teori-teori dari ilmu komputer, atau dari ilmu organisasi dan perilaku, tidak juga hanya dengan teori ekonomi, manajemen, atau operation research. Semua teori ini bersifat memberi kontribusi kepada teori sistem informasi.

Keadaan ini memang kemudian menimbulkan diskusi dan perdebatan tentang sifat multidisipliner atau interdisipliner dari kajian-kajian tentang sistem informasi. Juga menimbulkan pertanyaan apakah memang ada teori khusus tentang sistem informasi, atau hanya memakai teori-teori dari berbagai disiplin lain. Dalam hal inilah sebenarnya ada ‘kesamaan nasib’ antara ilmu perpustakaan dan ilmu sistem informasi.

Bacaan:

Gregor, S. (2005), “The Struggle towards an understanding of theory in information systems” dalam Information Systems Foundations – Constructing and Criticising, ed. Dennis N. Hart dan Shirley D. Gregor, Canberra : ANU E Press.

Lee, A.S. (1999), “Researching MIS” dalam Rethinking Management Information Systems : an interdisciplinary perspective, ed. Currie, W. dan Galliers, B. Oxford : Oxford University Press, hal. 7 – 27.

 

 

5 Tanggapan to “Apa Sesungguhnya Sistem Informasi?”

  1. sudah jelas kalo “sistem” adalah I/O ( input – proses – output ) . informasi adalah… !!!!!!!!!!!

  2. Mana yang lebih bagus prospeknya, Ilmu Komuter dari pada Sistem Informasi?

  3. online said

    Terima kasih untuk blog yang menarik

  4. adikcilak said

    posting yang sangat menarik..

  5. thanks bgt wat inform cz q jd tw apa ce sistem informasi tu …
    jd lw ta ingin msk prodi sistem informasi .. ntr lulusan ny kemana (lap kerja ) yea….. q tgu yeA blsnny…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: